Jul 21 2011

Materi Kuliah Epidemiologi Veteriner: Teknik Penarikan Contoh

Published by under Bahan kuliah,IPB


Download materi kuliah Epidemiologi Veteriner: Teknik Penarikan Contoh di sini

620 responses so far

Jul 21 2011

KAJIAN HASIL VAKSINASI AVIAN INFLUENZA PADA AYAM BURAS RAKYAT DI KABUPATEN TASIKMALAYA

Published by under IPB,Penelitian

Abstrak. Vaksinasi merupakan salah satu upaya yang dilaksanakan oleh Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (DPPK) Kabupaten Tasikmalaya dalam pengendalian penyakit Avian Influenza dari tahun 2004 sampai sekarang disertai peningkatan biosekuriti, public awareness kepada masyarakat khususnya peternak dan pengusaha peternakan unggas, pengendalian lalu lintas unggas, serta monitoring hasil vaksinasi dan evaluasi. Kajian hasil vaksinasi Avian Influenza dilaksanakan pada peternak sektor 4 di 4 kecamatan yang merupakan daerah endemis AI, dari masing-masing kecamatan diambil 2 desa dengan metode pengambilan sampel serum darah pre vaksinasi dan post vaksinasi. Hasil pemeriksaan titer Ab AI didapat rataan titer pre vaksinasi 2 0.23 dan titer pos vaksinasi 2 3.1. Hubungan Vaksinasi Terhadap Efek Proteksi antara lain: adanya kenaikan nilai protektif setelah vaksinasi sebesar 43.23% (45,72% pada post-vaksinasi dan 2.49% pada pre-vaksinasi). Dari hasil uji 2 diperoleh kesimpulan bahwa perlakuan vaksinasi secara nyata meningkatkan efek proteksi terhadap AI dengan tingkat kepercayaan 95%. Nilai Odds ratio perlakuan vaksinasi adalah 34.30 (SK 95%; 16.35 – 71.95) yang artinya perlakuan vaksinasi dapat memproteksi unggas dari penyakit AI 34 kali lebih besar daripada yang tidak divaksinasi. Perlakuan vaksinasi dapat meningkatkan proteksi titer antibodi terhadap AI, jumlah sampel yang menunjukkan protektif terhadap AI (≥ 24) setelah vaksinasi meningkat sebesar 45,72% atau dari 8 sampel menjadi 123 sampel. Dengan demikian perlakuan vaksinasi dapat meningkatkan titer yang protektif secara signifikan/berbeda nyata (pada Selang Kepercayaan 95%). Unduh file lengkap di sini

One response so far